Wednesday, May 10, 2006

waktu

berdepan dengan waktu
ku godam rasa rindu
ku pintal-pintal menjadi ilmu
menyelongkar cinta putih
memertabat insan bersih
ku hitung tiap keringatnya yang merintih

sesampailah keberadaan...ada aku

dipenghujung, dipenghilir
benih dalam darah-daging lama mengalir
bertiup segala zat
bersemangat segala adat
akur dengan kewujudan
hanyalah sekadar angka yang melata didunia

kini
berdepan lagi dengan waktu
dunia mengistiharkan hari
insan bersih diberi puji
tapi kenapa kasih bertaut pada suatu tarikh?
sedang bakti murni berpanjangan tiada berakhir

//selamat hari ibu//

/dzan
may 2006

1 Comments:

Blogger Pal said...

... ya, waktu penentu usaha. Tanpa punya waktu, kita takkan dapat berbuat apa-apa. Waktu itulah kehidupan.

2:26 AM  

Post a Comment

<< Home