Tuesday, March 25, 2008

Tahajjud

...

percik-percik air yang jatuh
dalam hening yang luluh
sepertiga malam antara subuh
berlagu bagai suara angin membelai teduh

kiam berdiri
mengabdikan seluruh jasad ini
menumpu sepenuh mata hati
kepada Pencipta Langit dan Bumi
dalam permai dingin dinihari

mengalunkan ayat-ayat suci
gema-gema gemersik memenuhi
seluruh pancaindera membias sunyi
dan masa bagaikan terhenti

munajad usai solat
dalam sungguh-sungguh memohon rahmat
semoga doa makbul diangkat
mengharap menanti turunnya berkat

sebuah Tahajjud
sebesar-besar ketenangan

sejuta pengharapan

sebuah Tahajjud
satu kekuatan

satu keampuhan

Tahajjud ini
satu janji

kedamaian hakiki


~Po.